Kemarau Ribuan Hektar Pertanian di Banten Puso

by -56 views

SERANG, (BN) – Musim kemarau yang melanda Provinsi Banten, sejak tiga bulan terakhir ini, membuat sejumlah areal persawahan di beberapa wilayah Banten mengalami kekeringan.

Menurut data yang dihimpun oleh Balai Benih Induk Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBITPH) Provinsi Banten,
dari total luas lahan pertanian di Banten, 4553 hektar mengalami puso.

Hal tersebut diakibatkan oleh faktor kekeringan yang melanda sejumlah daerah Provinsi Banten saat ini terjadi.

“Yang sudah puso, luas lahan 4553 hektar. Jika dikalikan lima ton untuk setiap hektarnya. Maka, jumlahnya mencapai 20 ribu lebih,” ujar Kepala BBITPH Provinsi Banten Luki Saptiaji kepada awak media, Kamis (22/8/2019).

Dikatakan Luki, bahwa yang terparah mengalami puso yakni berada di Kabupten Pandeglang.

“Disana sudah terjadi puso hampir 3566 hektar. Tetapi puso disana bukan dari irigasi, karena disana hanya menunggu hujan, jadi sama sekali tidak ada upaya untuk bangunan baik irigasi maupun bendungan, disitu pada intinya belum tersentuh irigasi,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Luki, jika dilihat dari tahun ke tahun, Kota serang ini tidak pernah kekurangan air.

Sementara pada Tahun 2019 ini, Kota Serang mengalami kekeringan puso sampai 55 hektar yang terancam gagal panen.

“Secara keseluruhan untuk di kota Serang yang mengalami ada di taktakan faktornya sama kekeringan juga,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.