Kapolres Serang: Debt Collector Jangan Bertindak Seenaknya

by -257 views

SERANG, (BN) – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Serang, Polda Banten, AKBP Mariyono, menghimbau masyarakat agar segera melapor ke kepolisian, jika ada perampasan paksa sepeda motor yang mengatasnamakan debt collector atau leasing (Finance).

Kapolres juga menegaskan, kepada para pelaku penagih utang (debt collector), dari pihak leasing terhadap nasabah/konsumen yang menunggak pembayaran sepeda motor atau mobil, untuk tidak melakukan tarik secara paksa dan disertai kekerasan.

Kapolres menegaskan, tindakan arogansi para penagih utang kini tidak bisa di lakukan secara sepihak lagi. Karena berdasarkan Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019 tertanggal 6 Januari 2020.

“Penerima hak fidusia (kreditur) tidak boleh melakukan eksekusi sendiri. Melainkan harus mengajukan permohonan pelaksanaan eksekusi kepada pengadilan negeri,” tegasnya.

Dan masyarakat yang merasa menjadi korban bisa segera menghubungi pihak kepolisian. Pihak kepolisian nanti akan melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap penagih utang tersebut.

Jika melakukan kekerasan atau praktik-praktik premanisme, tanpa diikuti prosedur hukum yang berlaku.

“Debt collector (penagih utang) itu bisa dipidana sesuai pasal 368 tentang perampasan dengan hukuman pidana 9 tahun,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.