IOF Banten Adakan Giat Trauma Healing Untuk Korban Tsunami

by -49 views

PANDEGLABG, (BN) – Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Offroad Federation (IOF) Banten, menggelar kegiatan ‘Humanity Care and Social’, yang dilaksanakan sejak Jum’at, 27 September hingga Minggu, 29 September 2019.

Dengan tema ‘Trauma Healing Sustainable’ puluhan pengurus IOF Pengda Banten berkunjung ke warga korban bencana Selat Sunda, yang saat ini masih tinggal di Hunian Sementara (Huntara), tepatnya di Desa Palingping, Kecamatan Sumur Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa club Off-road dari IOF Pengda Jakarta, seperti Portracer, Bintang Hore 4 x 4, juga ikut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang dilaksanakan.

Ada pula dukungan dari United Otomotif Peduli, Lembaga Donasi Indonesia (LDI), FKMM Universitas Trisakti, dan Universitas Serang Raya (Unsera) yang diwakilkan oleh salah satu dosennya, yakni Eva Safaah ST. M. Com.

Ketua IOF Pengda Banten, Muhammad Ato mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud dari gerakan IOF Peduli dan IOF Rescue yang memang terfokus pada kegiatan sosial dan kebencanaan.

Menurutnya, apa yang dilakukan diharapkan mampu bermanfaat dan bisa diikuti oleh lembaga atau organisasi lainnya.

“Tentunya ini merupakan kegiatan yang sangat positif, dan baik untuk diikuti oleh lembaga atau organisasi yang lainnya. Pasca tsunami selat sunda, dampak trauma akibat kejadian tersebut belum sepenuhnya hilang dari ingatan saudara kita yang menjadi korban. Selain pembangunan dalam bentuk fisik, mental atau psikologi korban tsunami selat sunda juga perlu menjadi perhatian kita bersama, dan untuk itu kami hadir disini dalam rangka menyalurkan sumbangan, mendengarkan aspirasi warga korban tsunami selat sunda, dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, akademisi Unsera, Eva Safaah, mengaperiasi langkah yang dilakukan oleh IOF Pengda Banten.

“Ini kegiatan yang luar biasa, semoga bisa terus berjalan ke depannya, dan kami sangat mendukung adanya kegiatan ini,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, donasi yang diserahkan mencakup berbagai kebutuhan rumah tangga, alat tulis dan belajar untuk anak-anak, dan sebagainya.

Intan salah satu anak yang ikut dalam kegiatan trauma healing mengaku senang dengan kehadiran para offroader Banten ke Huntara.

“Seneng, bisa main-main sambil belajar. Seru juga bisa naik mobil gede (offroad),” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.