HMI dan GMNI Cabang Serang Serukan Karantina Wilayah

by -71 views

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang. Banten, Faisal Dudayef Payumi Padma, menyarankan Pemerintahan Daerah baik Pemerintahan Provinsi ataupun Kabupaten/Kota untuk segera melakukan Karantina Wilayah.

Menurutnya, karantina wilayah dianggap sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus (Covid-19).

“Semua warga masyarakat harus mematuhinya. Pembatasan Akses transportasi publik seperti, Jalan Tol, Pelabuhan, dan jalan-jalan di wilayah perbatasan. Banten-Jakarta, Banten-Jawa Barat. Seperti halnya usulan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan dibeberapa wilayah semisal Papua, Tegal dan Bali,” kata Faisal, Minggu (29/3/2020).

Ia menambahkan, sudah waktunya pemerintah melakukan karantina wilayah.

Dimana hal tersebut, lanjutnya, sudah tertuang dalam undang-undang tentang kekarantinaan kesehatan.

“Sudah waktunya pemerintah menerapkan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, khususnya dalam hal Pembatasan sosial Berskala Besar dan Karantina Wilayah untuk menanggulangi penyebaran virus Corona,” ungkap Faisal yang merupakan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta.

Untuk itu dirinya berharap, pemerintah tidak main-main soal penanganan virus corona.

“Saya berharap, pemerintah Kota dan Kabupaten khususnya daerah Banten segera mengeluarkan kebijakan karantina wilayah dalam beberapa hari ke depan. Dengan begitu, kita bisa melangkah lebih maju dalam mengatasi virus Corona yang mulai semakin mengancam masyarakat,” tandasnya.

Desakan mengenai karantina wilayah juga datang dari salah satu aktivis di Banten, Arman Maulana Rachman.

Ketua DPC GMNI Cabang Serang itu menuturkan, penetapan karantina wilayah tentu harus dilakukan seandainya kondisi penularan Covid-19 semakin meningkat.

“Tapi menentukan karantina wilayah juga tentu harus diikuti kesigapan pemerintah menyiapkan semuanya. Masalah pangannya di Kota Serang siap atau tidak, masalah keadaan ekonomi daerah yang juga harus disoroti juga pasti berdampak,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah juga harus berpikir lebih untuk kesana, tapi tak boleh takut untuk menentukan karantina wilayah.

Karena, lanjutnya, keselamatan rakyat adalah yang paling penting.

“Pemerintah harus berpegang teguh. Kesehatan atau keselamatan rakyat, adalah hal paling penting hari ini. Maka karantina wilayah hal baik yang bisa di ambil. Tapi tentu bukan tanpa kesiapan, karantina wilayah ini semua harus disiapkan dan di optimalkan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *