Guru Ngaji Tagih Janji, Wakil Walikota Serang: Bersabarlah

by -58 views

SERANG, (BN) – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, menjanjikan akan memberikan honor kepada guru ngaji atau insentif. Namun, masih ada beberapa ustadz yang belum diberikan Honor.

Guru ngaji sampai mendatangi rumah RW setempat untuk mempertanyaan persoalan tersebut.

Menurut penuturan Ade Komarudin Ketua RW 19, banyak guru ngaji yang sudah menanyakan terkait honor kepada dirinya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Serang, Subadri Usuludin menegaskan, honor guru ngaji di pastikan akan turun di bulan November dan Desember 2019. Sedangkan, untuk marbot masjid dan pemandi jenazah akan cair di 2020.

“Khusus untuk guru ngaji memang sudah di anggarkan pada APBD Perubahan. Memang sifatnya triwulan, dan bulan November dan Desember 2019 barulah cair,” kata Subadri saat di temui di ruang kerjanya, Senin (14/10/2019).

Sementara untuk anggaran yang di gelontorkan, kata Subadri, belum terhitung dalam anggaran perubahan 2019.

“Artinya bersabar, dan Pemerintah Kota sudah menganggarkannya. Pertriwulan November dan Desember, melalui Lurah,” jelasnya.

Subadri juga menekankan, dalam pengucuran honor guru ngaji di 2019, janganlah ada potongan ataupun disunat.

“Masa iya buat guru ngaji saja ada yang di sunat, sungguh keterlaluan. Satu orang guru ngaji saja di kasih Rp 200 ribu, terus di sunat. Sungguh terlalu,” tegasnya.

Diketahui, berdasarkan informasi dari Wakil Walikota Serang, Subadri Usuludin, untuk anggaran murni 2020, telah disiapkan sebesar Rp9 Miliar khusus Marbot Masjid, Pemandi Jenazah dan Guru ngaji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *