Gundukan Sampah TPA Jatiwaringin Bakal Rata dengan Tanah

by -129 views
Gundukan Sampah TPA Jatiwaringin Bakal Rata dengan Tanah
Prof Rusdi dari Biotek Indonesia bersama Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar usai membahas TPA Jatiwaringin, di Ruang Rapat Wareng Gedung Bupati Tangerang, di Tigaraksa, Senin (8/06/2020).

BANTENNOW.COM, TIGARAKSA – Gundukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, diwacanakan dalam tiga tahun mendatang tidak akan menumpuk terus, namun bisa rata dengan tanah.

Demikian hasil perbincangan Prof Rusdi dari Biotek Indonesia dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat membahas pengajuan dan pengelolaan TPA Jatiwaringin oleh Biotek Indonesia, di Ruang Rapat Wareng Gedung Bupati Tangerang, di Tigaraksa, Senin (8/06/2020).

Menurut Rusdi bila Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyerahkan pengelolaan sampah kepada Biotek Indonesia, maka pihak Biotek sanggup memusnahkan sampah di TPA Jatiwaringin dengan skema “menelan sampah”. Teknik tersebut sudah berhasil diterapkan di negara India.

“Kami dari Biotek Indonesia, dalam 3 tahun bisa menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Tangerang. Sampah yang sudah menjadi gundukan itu diusahakan bisa rata dengan tanah,” ujarnya.

Menurutnya, satu unit mekanik itu bisa menyelesaikan 600 ton perhari dengan cara pemilahan dan pengayakan sampah, kemudian dislider serta memisahkan sampah organik dan non organik.

“Yang organik itu bisa diolah menjadi kompos dan yang anorganik nya bisa kita arahkan jadi bahan baku biji plastik,” ungkapnya.

Bupati mengatakan pengelolaan sampah di TPA Jatiwaringin yang berlokasi di Kecamatan Mauk memang perlu  trobosan-terobosan baru, sehingga sampah yang ada di TPA itu ada manfaatnya.

“Pengelolaan sampah TPA Jatiwaringin perlu trobosan sehingga tidak menggunung. Kita sudah mengajukan surat ke Pemerintah Pusat namun sampai saat ini belum ada jawaban,” ujarnya.

Bupati berpendapat  memang tidak mungkin membiarkan dan menimbun sampah di Jatiwaringin terus menerus tanpa ada terobosan. Sebab kerusakan lingkungan yang ditimbulkan jauh lebih besar dari nilai investasi jika membuat incinerator.

“Tinggal kita cari incinerator nya yang ramah lingkungan apapun hasilnya pasti akan kita terima. Perencanaan kita ke depan di lokasi TPA Jatiwaringin akan ada tiga pabrik pemusnahan sampah,” ucapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Asisten Daerah Bidang Perekonomian Pembangunan Yusuf Herawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Ahmad Taufik, Kepala Bappeda Ir Taufik Emil, Inspektur Uyung Mulyadi. (bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.