Dua Kader Maju di Pilbup Serang, Golkar Diterpa Isu Keretakan

by -96 views

SERANG, (BN) – Isu mengenai adanya keretakan di tubuh Partai Golkar mencuat usai DPD Partai Gerindra Banten, mengumumkan nama-nama Calon Bupati dan Wakil Bupati Serang, yang sudah mengikuti beberapa tahapan penjaringan calon.

Diantara nama-nama tersebut, muncul dua nama dari Partai Golkar, yakni Ratu Tatu Chasanah selaku Ketua DPD Golkar Provinsi Banten, dan Nasrul Ulum yang saat ini tercatat sebagai anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Serang.

Diketahui, pada Pileg 2019 yang lalu, Nasrul Ulum, dari Partai Golkar, berhasil meraih suara terbanyak dengan total 8.929 suara, disusul oleh Ahmad Zaeni 7.019 suara, Maryanih 6.717 suara, Bahrul Ulum (Ketua DPRD Kabupaten Serang) 6.591 suara, Mawardi 6.447 suara, Neli Haryati 6.248 suara, TB Baenurzaman 5.008 suara, Munati 4.969 suara, dan Samudin 4.054 suara.

Namun, meski meraih suara terbanyak dibanding kader lainnya yang ada di Golkar Kabupaten Serang, faktanya saat ini, Nasrul Ulum tidak mendapatkan jabatan strategis di DPRD Kabupaten Serang, justru Golkar lebih memilih Bahrul Ulum dengan total suara berada di peringkat empat untuk menjadi pimpinan di DPRD Kabupaten Serang.

Diduga, atas adanya keputusan tersebut, Nasrul Ulum merasa kecewa dan akhirnya memutuskan untuk membelot yang diketahui sudah mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Gerindra dan Partai Berkarya Kabupaten Serang.

Ketua Desk Pilkada Partai Gerindra Kabupaten Serang, Kiwan Nuryadi menyampaikan, sejauh ini sudah ada 13 nama yang mengembalikan formulir ke Partai Gerindra dan saat ini tengah dipertimbangkan untuk di usung sebagai Calon Bupati Serang 2020.

“Sudah ada 13 nama yang sudah mengikuti beberapa tahapan dan saat ini tengah kami godok,” ungkapnya.

Adapun, nama-nama Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Serang yang telah mengikuti penjaringan di Gerindra hingga tahap wawancara, lanjut Kiwan, diantaranya Eki Baihaki, Nasrul Ulum, Sulaiman Ridho, Ratu Tatu Chasanah, Abdul Latif, Wahyu Papat, Najib Hamas, Masrori, Sopwan, TB Masduki, Sarjudin, Madroji, dan Pandji Tirtayasa.

“Sebelum memberikan usulan ke DPP, kita akan survei terlebih dahulu, siapa yang dikenal masyarakat. Kita harus objektif melihat, antusias masyarakat terhadap calon tersebut, artinya kita harus suvei dulu,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengungkapkan, secara pribadi dan organisasi, dirinya mengaku belum mendapatkan dokumen terkait pencalonan Nasrul Ulum.

Ia melanjutkan, persoalan mengenai adanya kader Golkar lain, yang ingin maju sebagai calon Bupati Serang, itu merupakan hak pribadi masing-masing.

“Tapi harus menyampaikan laporan ke partai induknya secara tertulis dan secara formal,” jelasnya.

Sementara itu, Nasrul Ulum yang dihubungi sejak sore hingga malam ini, belum mau mengangkat panggilan telepon dari wartawan.

Diketahui, dalam penjaringan di beberapa Parpol, Nasrul mendaftar sebagai bakal calon Bupati.

One thought on “Dua Kader Maju di Pilbup Serang, Golkar Diterpa Isu Keretakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.