DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Rapat Konsolidasi, Luncurkan ‘Ruang Rakyat’

by -83 views

TANGERANG, (BN) – DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, lakukan rapat konsolidasi antara pengurus DPC dengan fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang. Rapat konsolidasi dilaksanakan di RM Pondok Selera I, Kota Tangerang, Minggu, (15/9/19.

Selain rapat konsolidasi, DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, juga mengenalkan program ‘Rumah Perjuangan Rakyat atau Ruang Rakyat’. Sebuah gagasan dari PDI Perjuangan, untuk membangun Kota Tangerang, dengan cara menyerap langsung secara tradisional aspirasi masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo menjelaskan, partai PDI mempunyai agenda rutin lakukan rapat konsolidasi. Rapat konsolidasi kali ini, bertepatan dengan telah terbantuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Kota Tangerang, dengan PDI Perjuangan menempatkan seluruh anggotanya dalam AKD.

“PDI Perjuangan menempatkan semua kadernya di AKD. Juga selain, mendapat Ketua DPRD, masih dapat satu ketua Komisi, yakni komisi IV, bu Sumarti ditambah jabatan lainnya dalam AKD,” terang Gatot, yang baru saja ditetapkan sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang, baru, periode 2019-2024.

Disebutkan, lantaran PDI Perjuangan, mempunyai 10 wakilnya di DPRD Kota Tangerang, menyebabkan PDI Perjuangan dengan leluasa menempatkan kader-kader nya di setiap komisi ataupun AKD lainnya.

Hingga dalam satu komisi, PDI Perjuangan mampu menempatkan dua hingga tingga kadernya. Hal itu, diharapkan dapat meningkatkan efektifitas Fraksi PDI Perjuangan di DPRD demi kepentingan rakyat.

“Kami ingin, fraksi PDI Perjuangan menjadi pelopor keterbukaan pada rakyat. Ruang rakyat dibentuk, agar tidak ada lagi, sekat antara wakil rakyat dengan rakyatnya,” imbuhnya.

Sementara, sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, yang juga menjabat ketua fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana mengungkapkan, partai nya telah melakukan kajian. Hasilnya, menemukan beberapa persoalan mendasar di Kota Tangerang, ternyata belum berjalan baik.

“Makanya kami perkenalkan Ruang Rakyat ini. Kami ingin PDI Perjuangan menjadi partai terdepan dalam hal keterbukaan. Bila, yang lain masih berkutat pada pembagian jabatan, kami sudah selesai. Dan masyarakat sudah dapat mengenal orang-orangnya,” tegas Andri, saat pemaparan program Ruang Rakyat.

Dijelaskannya, dari hasil kajiannya yang dilakukannya, dapat simpulkan Kota tangerang, yang dikatakan sebagai Kota Seribu Investasi ternyata juga dapat dikatakan sebagai kota 1000 masalah.

Karena, nampaknya Kota Tangerang, sebagai kota metropolitan belum, siap menghadapinya. Dan pemimpin kota metropolitan juga harus pemimpin yang terbiasa menghadapai berbagai persoalan.

Beberapa persoalan yang ditemukan di Kota Tangerang, diantaranya, pendidikan. Ternyata angka rentan putus sekolah cujup tinggi. Yakni rentan putus sekolah SD 19.067 anak, SMP 10.176 dan Anak Usia Dini 7800 anak.

“Yang kedua persoalan pengangguran, yang lebbih tinggi dari angka nasional, yakni 7,2 persen atau 77 ribu pengangguran. Selain itu  ada 11 persen gizi buruk hingga 5,9 persen kurang gizi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Andri, adapula persoalan transportasi massal, tenaga kerja yang kebanyakan bukan dari Kota Tangerang, hingga persoalan kesehatan. Bagaimana, masih ditemukannya, kesulitan masyarakat dalam berobat, meski sudah ada BPJS.

“PDI Perjuangan akan menjelma menjadi partai pelopor, yang membangun peradaban. Solusinya melalui Ruang Rakyat ini. Semua rakyat boleh mengadukan ke fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Tangerang. Rakyat butuh banyak solusi hukan hanya aplikasi,” pungkasnya. (bn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.