Didampingi Kuasa Hukum, Kakak Laporkan Pacar Adik Lanjut

by -60 views
Usep Saepudin

SERANG, (BN) – Terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap korban yang masih duduk di bangku SMA di Kota Serang, Banten, berinisial DJ (16), memasuki babak baru.

Saat ini, Polres Serang Kota sudah menjadikan laporan dengan nomor LP-B/284/IX/2019/SPKT/RES SERANG.

Usep Saepudin, salah satu pendamping korban mengatakan, pada Minggu, 8 September 2019 yang lalu, pihak keluarga korban DJ melaporkan pemukulan ke polisi, namun hanya diberikan surat laporan pengaduan (lapdu), belum dalam bentuk LP (Laporan Polisi).

“Saya sebagai pendamping hukum dari kasus kekerasan itu sudah LP, karena memang sebelumnya prosesnya lapdu dulu. Setelah saya mendampingi karena korban ini tidak mau berdamai dengan HR (terlapor),” ujar Usep Saepudin kepada bantennow.com, Kamis (12/9/2019).

Dikatakan Usep, lanjutnya kasus ini atas keinginan keluarga yang sudah tidak terima terhadap perlakuan HR yang telah melakukan kekerasan kepada anaknya.

“Pelaku (kekerasan) ini sering melakukan kekerasan kepada korban beberapa kali. Keluarga korban tidak terima,” ungkap Usep yang juga merupakan salah satu keluarga korban.

Usep berharap kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini sebagai mana prosedur hukum yang berlaku, dan dengan adanya laporan ini diharapkan bisa memberikan efek jera terhadap pelaku HR.

“Pertama saya sebagai pendamping hukum minta semuanya di proses. Kalau karena pelaku di bawah umur. Hal ini dilakukan sebagai bentuk memberikan efek jera kepada pelaku. Karena orangtua mana yang terima anaknya di pukulin sama orang lain,” pungkasnya. (bn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.