Dialog Bupati Tangerang dan Transporter, Minta Revisi Perbup 47

by -141 views

TIGARAKSA, (BN) – Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, ajak pengusaha transporter berdialog bersama masyarakat. Dialog dilakukan saat rapat koordinasi pengaturan angkutan barang tambang di wilayah Bogor – Tangerang, Kamis, (20/6/19).

H. Yayan, perwakilan Forum BPD Kabupaten Tangerang mengatakan, dengan terbitnya Perbub 47 Tahun 2018 tersebut, Ia sangat setuju dan mengapresiasi. Karena banyak sekali warga yang merasa dirugikan, dan mengalami kecelakaan dengan adanya truk material muatan besar.

“Kami juga mohon kepada pemilik kendaraan untuk melakukan seleksi kepada pengemudi (driver), agar bisa mengemudi jangan sampai ugal-ugalan di jalan dan membahayakan masyarakat pengguna jalan lainnya. Mari sama-sama kita dukung Perbub ini dan ditaati oleh siapapun,” ucapnya.

Fadlan perwakilan asosiasi transporter Tangerang-Bogor mengeluhkan terkait terbitnya Perbub 47 Tahun 2018, tentang pembatasan jam operasional kendaraan besar. Dengan diberlakukannya Perbub tersebut, mempengaruhi pendapatan transporter, sopir dan yang terkait dengan kegiatan tersebut, juga terkena imbasnya.

“Kita juga sama menjerit, terutama daerah hulu. Karena ada 30 perusahaan lebih yang menggantungkan hidupnya dari sana dan sudah bertahun-tahun lamanya. Usaha terkait juga kena imbas, seperti tambal ban, rumah makan dan lainnya,” tuturnya.

Fadlan menambahkan, Ia menghargai dan mengapresiasi Bupati Zaki yang memikirkan masyarakat dari keamanan dan kenyamanan serta bahaya truk besar. Akan tetapi disisi lain transporter juga sama, masyarakat Kabupaten Tangerang, mengaharapkan kebijaksanaan lain.

“Kita harap ada kebijaksanaan dari bapak bupati agar bisa merevisi perbup 47 tersebut. Minimal bukan dari jam 22.00 WIB, tapi dari jam 20.00 WIB kita bisa diizinkan beroperasi,” harap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *