BMKG Waspadai Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem

by -83 views
cuaca-ekstrim
Ilustrasi: Prakiraan Cuaca.

TANGSEL (BN) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Tangerang, meminta masyarakat mewaspadai pergerakan angin kencang pada fenomena cuaca ekstrem yang ditimbulkan pada saat pancaroba.

Kepala Stasiun BMKG Tangerang, Sukasno menerangkan saat ini wilayah Tangerang Selatan, sudah mulai terbentuk Awan Cumulonimbus.

“Di Wilayah kita sekarang sudah mulai banyak terbentuk awan Hujan yang namanya Awan Cumulonimbus, angin kencang merupakan salah satu fenomena ekstrem yang ditimbulkann saat pancaroba dan harus diwaspadai,” katanya, Jumat (15/11/2019).

Dia memastikan, terbentuknya awan hujan pada perubahan cuaca ini, berpotensi terjadi di seluruh wilayah di Tangerang Selatan. Diharapkan, hujan yang turun bisa merata di seluruh wilayah Tangsel.

“Harapannya, semua mendapatkan berkah dari hujan yang turun. Selanjutnya, kita harus tetap masih waspada di musim hujan,” ungkapnya.

Pancaroba atau perubahan cuaca dari  musim kemarau ke musim penghujan ini, sering terjadi petir dan angin kencang yang bersifat lokal.

“Untuk wilayah Tangsel masa pancaroba diprakirakan sampai akhir bulan november ini. Dinamakan angin kencang karena kecepatannya di atas kecepatan rata-rata dari biasanya, kriteria angin kencang bila kecepatannya sudah mencapai lebih dari 30 knot (kurang lebih 60 km/jam). Dan jika kejadiannya di pemukiman penduduk akan bersifat merusak,” ujarnya.

BMKG lanjut dia, mengimbau agar masyarakat betul-betul memperhatikan terkait potensi dampak akibat angin kencang seperti pohon tumbang, baliho dan benda lainnya yang berpotensi roboh.

“Yang mesti diantisipasi adanya pohon besar yang tinggi apalagi yang sudah tua dan rapuh , baliho ukuran besar, dan benda lainnya yang berpotensi roboh akibat angin kencang. Ini bisa membahayakan keselamatan dan harus mewaspadainya,” katanya. (bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *