Atasi Banjir, Pemkab Tangerang Sediakan Perahu Karet Tiap Kecamatan

by -47 views

TIGARAKSA, (BN) – Mengatasi banjir di musim hujan tahun berikut nya, Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana menyediakan perahu karet. Selain itu adapula peralatan dapur umum di 29 kecamatan dan desa/kelurahan untuk mengatasi tanggap bencana banjir.

Hal terdebut disampaikan Bupati Tangerang A Zaki Iskandar saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan dan antisipasi banjir di Kabupaten Tangerang dengan seluruh Kepala OPD, Camat, dan Ormas, bertempat ruang rapat Wareng Gedung Setda Kabupaten Tangerang Banten. Kamis, (9/1/20).

“mudah-mudahan nanti di 29 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang tahun depan atau 2 sampai 3 tahun yang akan datang semua kecamatan desa dan kelurahan punya perahu, punya peralatan dapur umum yang bisa bisa di gunakan buat tanggap darurat bencana banjir di wilayah masing-masing,” jelas Zaki di hadapan peserta Rakor yang juga di hadiri Sekretaris Daerah Moch Maesyal Rasyid dan Asisten.

A. Zaki Iskandar Bupati Tangerang yang berpasangan dengan H Mad Romli yang dilantik tanggal 21 September 2018, melanjutkan alasannya diperlukan perahu karet dan peralatan dapur umum di setiap kecamata, desa dan kelurahan. Hal itu dikarenakan pengalaman penanganan bencana banjir pada awal tahun 2020, mengalami kesulitan kekurangan perahu karet dan perakatan dapur umum. Perahu karet yang di BPBD Kabupaten Tangerang tidak cukup mengatasi banjir yang terjadi di 14 kecamatan, sebelumnya.

Zaki juga pada kesempatan tersebut meminta seluruh jajaran Pemkab Tangerang, ormas dan OKP, agar bisa berkoordinasi dan bersinergi dengan baik. Agar proses penanganan musibah banjir bisa segera diatasi. Terlebih lagi musim penghujan masih awal yang harus bisa diantisipasi.

“Saya minta semua saat ini berjaga dan antisipasi banjir yang bisa kapan saja terjadi. Karena menurut BMKG musim hujan masih sampai awal Maret, dan BPBD, Dinsos, kecamatan agar berantisipasi segala kemungkinan yang terjadi,” terangnya.

Menurutnya, dalam kurun waktu jangka pendek ini pihaknya sedang mempersiapakan diri. Karena musim penghujan yang cukup panjang, serta elemen masyarakat wajib dengan camat duduk bersama, untuk memetakan dan membagi tugas setiap elemen yang ada di kecamatan masing-masing. Serta dibuat SOP (standar operasional prosedur) penanganan banjir secara menyeluruh di tiap kecamatan.

“Kebutuhan peralatan kemudian personil juga dan logistik ini yang sedang kita kalkulasikan. Masalahnya musim penghujan ini baru dimulai. Masih ada tiga bulan ke depan yang harus kita siaga. Berikutnya juga dengan para camat, agar yang terjadi kebanjiran kemarin, semua sudah punya SOP masing-masing. Dan alat pendukung seperti perahu karet, dapur umum itu harus ada di tiap kecamatan,” ungkap Zaki.

Sekretaris Daerah (Sekda), Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menambahkan, terkait penyediaan perahu karet dan peralatan dapur umum di kecamatan dan desa/kelurahan Pemkab Tangerang akan menganggarkan untuk tahun berikut nya, menggingat banjir selalu datang tiap tahun.

“Untuk mengatasi banjir tahun berikut nya, kita akan menggarkan untuk penyediaan perahu karet dan peralatan dapur umum di kecamatan dan desa/kelurahan,” tandas Sekda.

Sementara itu Bambang Sapto Kepala BPBD Kabupaten Tangerang mengungkapkan, pihaknya memiliki target seluruh desa dan kelurahan untuk menjadi desa tanggap bencana namum masih perlu proses yang panjang. Karena setiap wilayah memiliki karakteristik berbeda dan perlu merumuskan formulanya, agar tiap desa/kelurahan bisa jadi tanggap bencana.

“Sesuai arahan dari Bupati tadi sudah digambarkan, bahwa banjir ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi tugas kita semua. Artinya seluruh komponen masyarakat juga terlibat secara moril untuk bisa membantu penanggulangannya,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *