90 Petugas Akan Periksa Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

by -27 views

TIGARAKSA, (BN) – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar, lepas 90 petugas pemeriksa hewan qurban tahun 2019. Pelepasan diadakan di ruang rapat Bola Sundul, Gedung Usaha Daerah (GUD), Selasa (6/8/19).

Beberapa waktu ke depan umat muslim di seluruh dunia akan melakukan qurban di hari Raya Idul Adha.

Berdasarkan UU No.14 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dijelaskan, pemerintah berkewajiban untuk mengantisipasi ancaman kesehatan masyarakat. Diantaranya yang bersumber dari penyakit hewan yang dapat menular ke manusia (zoonosis), serta menjamin produk hewan yang beredar untuk dikonsumsi masyarakat.

Zaki berharap dengan terbentuknya tim pemeriksa kesehatan hewan kurban, dapat membantu meminimalisir kemungkinan negatif yang tidak diinginkan.

“Semoga dengan dibentuknya petugas pemeriksa kesehatan hewan qurban ini, dapat membantu meminimalisir hal-hal negatif yang tidak kita inginkan,” kata Zaki.

Zaki meminta aparatur pemerintah, khususnya dinas pertanian dan peternakan Kabupaten Tangerang, meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan-hewan ternak yang akan dikurbankan.

“Tugas Bapak/Ibu sangat penting karena tugas ini berkaitan dengan hewan yang akan di kurbankan oleh umat muslim. Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan dan dibuat resah dengan adanya penyakit. Dan pastikan juga hewan yang disembelih sehat dan aman dikonsumsi serta halal, apabila ditemukan hewan tidak layak dan sakit langsung dilakukan tindakan. Jangan ada toleransi lagi, karena demi kesehatan masyarakat,” tegas Zaki.

Azis Gunawan Kadis Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang mengatakan, kegiatan salah satu upaya dalam perlindungan masyarakat dari ancaman penyakit yang dibawa hewan kurban. Juga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya hewan kurban ke Kabupten Tangerang.

“Tugas tim ini meningkatkan pengawasan hewan kurban dari berbagai ancaman penyakit seperti antraks dan penyakit lainnya. Dan memastikan daging hewan aman halal bersih sehat serta sosialisasi tata cara pemotongan hewan yang baik dan benar sesaui tata cara Islam” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *